Summary
Buku
“MUTIARA
LAUT JAMPEA”
Buku
‘’ Mutiara Laut Jampea’’ merupakan buku yang menceritakan kisah Prof.
Dr.Muhammad Jufri,S.Psi,.M.Si. Buku ini dituliskan oleh Paguyuban Orang Tua
Mahasiswa Fakultas Psikologi, UNM, Bachtiar Adnan Kusuma yang diterbitkan oleh
Yapensi. Buku setebal 200 halaman ini , telah diakui oleh banyak kalangan
termasuk rector Universitas Negeri Makassar, Prof.Dr.H. Husain Syam, M.TP,Prof.Dr.Jasruddin
Daud M.Si, Bupati Selayar, Kadis Pendidikan Kota Makassar Dr.H.M.Hasbi, M.Pd
dan sejumlah tokoh lainnya.
Buku
ini terdiri atas 5 bagian yang mana
setiap bagian tersebut menceritakan cerita atau kisah perjalanan sukses Prof.
Dr.Muhammad Jufri,S.Psi,.M.Si. Mulai dari masa kecilnya hingga perjuangannya
dalam mencapai impiannya.
Pada
buku ini, diawali dengan ucapan Prof.Muhammad Jufri kepada keluarga dan orang
orang yang telah berjasa kepadanya. Setelah itu di bagian awal cerita dibuka
dengan kata pengantar “Anak Mesjid yang Professor” kemudian sebuah prolog tentang sang dukun pelempar
jala, yang member ramalan mengenai kesuksesannya.
Selanjutnya pada bagian
pertama cerita ini ialah akar dari sebuah didikan dasar yakni didikan seorang
ayah. Pada bagian ini mengisahkan bagaimana ketat dan tegasnya didikan ayah
Prof.Muhammad Jufri sehingga membentuk seorang yang sukses seperti saat
ini. Didikan bapak H.Linri kepada jufri
kecil telah membentuk sosok seorang generasi unngul.
Pada bagian kedua dari
kisah ini ialah “Terlatih Demi Prestasi”pada bagian ini membahas bagaimana
keseharian jufri di bangku sekolah dasar, bagaimna kenakalan jenaka anak
seusianya tertera pada bagian ini. Seperti pahlawan membekaskan kesan kisah
seorang gurunya yang sangat tegas hingga pernah pula bapak Prof.Muhammad Jufri
di tampar kana melakukan kesalahan, namun kembali lagi perlakuan seperti itu
pada zamannya adalah hal atau cara yang wajar dalam mendidik. Selanjutnya di
ceritakan pula bagaimana gemilangnya prestasi bapak Prof.Muhammad Jufri sejak di bangku
sekolah dasar hingga ia menamatkan sekolah pada bangku menengah sampai sekarang
ini.
Pada bagian ketiga ini
menceritakan masa sekolah menengah atas yang mana saat disebut dengan sebutan
SPG yang mana ketika tamat akan bisa menjadi guru SD. Dimasa sekolahnya di
bangku menengah atas ini bapak Prof.Muhammad Jufri sudah merantau ke kota pusat
selayar, disana selama 3 tahun ada begitu banyak kisah menarik yang terjadi. Mulai
dari kisah kayu bakar, mengambil hati tuan rumah, SPG di ujung waktu, Mulutmu
perahumu saat kamu bisa menggunakan kata-katamu bisa membawamu pada
kesejahteraan. Di bagian ini pula selain perantauannya di kota selayar selepas
menyelesaikan SPG, bapak Prof.Muhammad Jufri , merantau ke Makassar guna
memperdalam ilmunya dengan belajar di bangku kuliah, namun impiannya tak
berjalan dengan keiinginannya, ia harus menerima bahwa impiannya belajar di
IKIP Ujung Pandang pada seleksi pemilihan masuk. Hingga untuk mengisi waktunya
ia mulai bekerja,kursus bahasa inggris, berkuliah di universitas terbuka namun
kandas karna biaya, dan memilih menjadi mahasiswa siluman di universitas demi
kehausannya akan ilmu pengetahuan.
Pada bagian keempat
menceritakan bagaimana perjuangannya saat mengisi waktu luang menunggu
sipenmaru untuk tahun ajaran baru, mulai menjadi tukang batu, hingga akhirnya
menjadi mahasiswa yang berprestasi di IKIP Ujung Pandang (Universitas Negeri
Makassar). Dan untuk membantu biaya kuliahnya ia menjadi sales promotor buku
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hingga ia berhasil menyadang wisudawan
cumlaude pada waktu wisuda di IKIP Ujung Pandang tahun1992.
Pada bagian kelima,
tapak demi tapak kesuksesan dan kesejahteraanya mulai terbuka, karir awalnya
sebagai tukang survey, kisah asmara dimulai pada babak ini serta sebuah firasat
akan hadirnya jodohnya, melanjutkan pendidikannya di UGM{Universitas Gadjah
Mada} serta kebahagiaanya menjadi seorang ayah, pendidikan doctor serta
professor dan panasnya meja dekan Fakultas Psikologi Universitas Negeri
Makassar.
Akhirnya dari kisah bapak
Prof.Muhammad Jufri, di tutup dengan nasehat darinya bahwa:
1. Beranilah
bermimpi yang setinggi-tingginya
2. Punya
tujuan yang jelas
3. Membiasakan
perilaku dan kegiatan yang bermanfaat [positive]
4. Pandai
memanage waktu.
5. Orang
sukes harus pro aktif yakni menggunakan segala kemampuan yang ada.Akhir dari
buku ini berupa foto-foto bapak Prof.Muhammad Jufri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar