Senin, 09 September 2019

MUH. IRFAN GIOVANNI
DEFINISI STATISTIK

v  STATISTIK
Pengertian Statistik: Asal kata “Statistik”:Statia     = catatan administrasi pemerintahan di US. Stochos = “anak panah” (bahasa Yunani), sesuatu yang mengandung ketidak pastian . Dalam arti sempit     = Data ringkasan berbentuk angka (kuantitatif)
Contoh : statistik Penduduk yaitu mengenai data atau ringkasan mengenai penduduk (jumlahnya, rata-rata umur, distribusinya, dsb)
Statistik personalia (jumlahnya, rata-rata masa kerja, rata-rata jumlah keluarga)

Dalam arti luas = Ilmu yang mempelajari  cara pengumpulan data, pengolahan data, analisis data serta penyajian data sehingga menjadi suatu informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan.
Menurut pendapat saya ; STATISTIK ADALAH ILMU TENTANG PENGELOMPOKKAN DATA DALAM PENELITIAN ATAU SURVEI UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN SOLUSI DALAM PENELITIAN BERDASARKAN SEMUA METODE YANG DIGUNAKAN DAN PENGKURAN PENGUKURAN YANG ADA.

v  HISTORY STATISTIC
Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin moderen statisticum collegium (“dewan negara”) dan bahasa Italia statista (“negarawan” atau “politikus”).Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara (state)”. Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”. Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama probabilitas. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.Meskipun ada kubu yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi orang lebih banyak menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.


v  MANFAAT STATISTIK
Statistik dapat mempermudah kita dalam melakukan penelitian biasa digunakan untuk menarik kesimpulan berdasarkan data yang sudah ada dan membuat keputusan. Statistik sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari khususnya di bidang ekonomi dan industri. Ilmu statistik sangat berguna dalam berbagai bidang, seperti industri manufaktur, farmasi, bisnis, pemasaran, dan lain sebagainya.
BERIKUT INI DEFINISI STATISTIK MENURUT PARA AHLI:
1.      (Stoel dan Torrie). Statistik adalah metode yang memberikan cara-cara guna menilai ketidak tentuan dari penarikan kesimpulan yang bersifat induktif. 
2.      (Anto dajan). Statistik adalah metode/asas-asas mengerjakan/memanipulasi data kuantitatif agar angka-angka tersebut berbicara.Statistik diartikan sebagai data kuantitatif baik yang masih belum tersusun maupun yang telah tersusun dalam bentuk table. 
3.      (Prof.Drs.Sutrisno Hadi,MA). Statistik adalah cara untu mengolah data dan menarik kesimpulan-kesimpulan yang teliti dan keputusan-keputusan yang logik dari pengolahan data. Atau kata lainnya pengambilan keputusan melalui data tersebut baik kualitatif maupun kuantitatif.

4.      (Prof.Dr.H.Agus Irianto). Statistik adalah sekumpulan cara maupun aturan-aturan yang berkaitan dengan pengumpulan, pengolahan(Analisis), penarikan kesimpulan, atas data-data yang berbentuk angka dengan menggunakan suatu asumsi-asumsi tertentu. Cara pengolahan suatu data lewat statistic.
5.      (Suntoyo Yitnosumarto) Statistik adalah studi informasi dengan mempergunakan metodologi dan teknik-teknik perhitungan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan praktis yang muncul di berbagai bidang. 
6.      (Ir.M.Iqbal hasan,MM). Statistik adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan, penganalisisa, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka.  

Secara umum pengertian Statistik adalah kumpulan angka yang sering disusun, diatur, atau disajikan ke dalam bentuk daftar/tabel, sering pula daftar atau tabel tersebut disertai dengan gambar-gambar yang biasa disebut diagram atau grafik.
Statistik (statistic) berasal dari kata state yang artinya negara. Mengapa disebut negara? Karena sejak dahulu kala statistik hanya digunakan untuk kepentingan-kepentingan negara saja. Kepentingan negara itu meliputi berbagai bidang kehidupan dan penghidupan, sehingga lahirlah istilah statistik, yang pemakaiannya disesuaikan dengan lingkup datanya.

TOKOH TOKOH YANG BERKONTRIBUSI BESAR DALAM DUNIA STATISTIK

1.      GOTTFRIED ACHENWALL (1719-1772)

Gottfried Achenwall lahir di Elbing, Provinsi Royal Prusia, Polandia pada tanggal 20 Oktober 1719. Ia menjadi terkenal karena menggunakan istilah “Statistik” untuk pertama kalinya pada karyanya yang berjudul Staatsverfassung der heutigen vornehmsten Europäischen Reiche und Völker im Grundrisse (Konstitusi Politik Negara dan Masyarakat Eropa Saat Ini) pada tahun 1749. Dalam karyanya ini, “Staatsverfassung der heutigen vornehmsten Europäischen Reiche und Völker im Grundrisse”, dia memberikan gambaran tentang konstitusi dari berbagai negara di Eropa dengan menggambarkan kondisi pertanian, manufaktur dan perdagangannya. Dalam bukunya tersebut, ia menggunakan istilah “Statistik” yang menggandung arti suatu deskripsi komprehensif dari sosial, politik, dan ekonomi suatu negara. Jadi pada waktu itu, statistik adalah suatu kegiatan yang berhubungan dalam proses analisis data kenegaraan. Atas jasanya ini, para ekonom Jerman memberi julukan “Bapak Statistika”.

2.      SIR JOHN SINCLAIR (1754-1835)

Sir John Sinclair lahir pada 10 Mei 1754 di Thurso Castle, Thurso, Caithness. Minatnya dalam bidang pertanian sangatlah besar. Karyanya yang paling fenomenal adalah Statistikal Account of Scotland, yang memberikan informasi tentang pertanian dan industri terkait, catatan tentang sejarah alam, dan statistik populasi. Bukunya (yang juga dikenal dengan Old Statistikal Account) tersebut terdiri dari 21 volume dan diterbitkan dalam rentang waktu 1791-1799. Dalam bukunya tersebut ia memperkenalkan istilah baru, yakni “Statistiks”, yang ia dengar ketika berkunjung ke Jerman. Namun terdapat perbedaan antara keduanya. Di Jerman, istilah itu merujuk kepada suatu metode yang digunakan dalam hal politik dan kenegaraan, seperti misalnya untuk mengukur kekuatan politik dan menganalisis data-data kenegaraan. Sir John Sinclair menggunakan istilah ini (statistiks) sebagai suatu metode untuk mengumpulkan data atau fakta di lapangan yang bersifat numerik.

3.      SIR FRANCIS GALTON (1822 – 1911)

Sir Francis Galton adalah sepupu Sir Douglas Galton, sepupu dua kali Charles Darwin, adalah seorang polymath Victoria Inggris, antropolog, egenetika, penjelajah tropis, geografer, penemu, ahli meteorologi, ahli proto-genetika, psychometrisian, dan statistikawan. Dia diberi gelar kebangsawanan pada tahun 1909.

Galton mempunyai produktivitas intelektual tinggi dan menghasilkan lebih dari 340 makalah dan buku sepanjang hidupnya. Ia juga menciptakan konsep statistik korelasi dan regresi. Dia adalah orang yang pertama untuk menerapkan metode statistik untuk mempelajari perbedaan manusia dalam hal warisan kecerdasan, dan memperkenalkan penggunaan kuesioner dan survei untuk mengumpulkan data tentang masyarakat, yang dibutuhkan untuk genelogikal dan biografi serta untuk studi antropometrik nya.



4.      KARL PEARSON (1857 – 1936)

Karl Pearson adalah kontributor utama perkembangan awal statistika hingga sebagai disiplin ilmu tersendiri. Ia mendirikan Departemen Statistika Terapan di University College London pada tahun 1911; yang mana merupakan jurusan statistika pertama kali untuk tingkat universitas di dunia.Pearson menikah dengan Maria Sharpe pada tahun 1890, dan membuahkan 3 anak. Puteranya Egon Sharpe Pearson, menjadi penggantinya sebagai Ketua Departemen Statistika Terapan di University College.

Hasil karya Pearson adalah semua mencakup dalam hal aplikasi yang luas dalam pengembangan statistik matematis, yang mencakup bidang biologi, epidemiologi, antropometri, obat-obatan dan sejarah sosial. Pada tahun 1901, dengan Weldon dan Galton, ia mendirikan jurnal Biometrikadimana objeknya adalah mengembangan teori statistik. Dia menjadi editor jurnal ini sampai kematiannya. Dia juga mendirikan jurnal Annals of Eugenics (sekarang Annals of Human Genetics) pada tahun 1925. Dia menerbitkan Drapers Company Research Memoirs sebagian besar untuk memberikan catatan output dari Departemen Statistik terapan dan tidak dipublikasikan di tempat lain. Buah pikiran Pearson banyak menopang metode statistik klasik yang umum digunakan sekarang ini. Contoh kontribusinya adalah:
1. Koefisien korelasi
2. Metode momen
3. Sistem pearson pada kurva kontinu
4. Chi-distance
5. P-value
6. Teori tes hipotesis dan teori statistik keputusan
7. Pearson chi-square test
8. Principal componen analysis



5.      WILLIAM SEALY GOSSET (1876 – 1937)

William Sealy Gosset dikenal sebagai seorang ahli statistik. Lahir di Canterbury, Inggris. Dari orang pasangan Agnes Sealy Vidal dan Kolonel Frederic Gosset, Gosset belajar di Winchester College sebelum belajar kimia dan matematika di New College, Oxford. Pada saat lulus pada tahun 1899, ia bergabung dengan perusahaan pembuatan bir Dublin Arthur Guinness & Son. Disinilah ia menggunakan ilmu statistiknya di bidang pembuatan bir dan seleksi varietas di ladang gerst (semacam gandum untuk membuat bir). Gosset memperoleh ilmunya dengan belajar, trial dan error dan juga menghabiskan waktunya antara 1906-7 di laboratorium biometrik milik Karl Pearson. Prestasi yang paling terkenal dari Gosset disebut sebagai distribusi t-student.



6.      SIR RONALD AYLMER FISHER (1890-1962)

Sir Ronald Aylmer Fisher (17 Februari 1890 – 29 Juli 1962) adalah pakar statistika, pertanian eksperimental, dan genetika kuantitatif asal Inggris. Ronald Fisher adalah pemberi landasan bagi banyak aspek dalam statistika modern, khususnya di bidang statistika inferensi, yang mempelajari teori estimasi dan uji hipotesis. Ia juga dikenal sebagai orang yang mampu menyatukan dua kutub perdebatan di awal perkembangan genetika modern: antara kutub genetika kuantitatif dan genetika kualitatif (genetika Mendel).

Richard Dawkins, tokoh pendukung neo-Darwinisme dan ateisme, menyebutnya sebagai “Pengganti Darwin terbesar”, dan ahli sejarah statistika Anders Hald menyebut “Fisher adalah seorang jenius yang dengan sendirian menciptakan dasar-dasar ilmu statistika modern”. Beberapa sumbangan Fisher pada dunia statistik adalah Prinsip Disain Eksperimen, maksimum likelihood, sufficiency, ancilarity, Diskriminator Linier Fisher, dan Fisher Information. Dalam artikelnya tahun 1924 “On a distribution yielding the error functions of several well known statistiks” diperkenalkan chi-square Karl Pearson dan t-student, hasil analisisnya yang lain adalah distribusi z (yang saat ini sangat dikenal bersama Distribusi F). Kontribusi ini membuatnya menjadi tokoh utama statistika abad 20.



7.      PRASANTA CHANDRA MAHALANOBIS (1893-1972)
Prasanta Chandra Mahalanobis berkontribusi dalam mengembangkan analisis peubah ganda. Salah satu kontribusinya yang besar adalah jarak Mahalanobis (D-statistik) yang merupakan ukuran jarak untuk data dengan variabel banyak yang digunakan dalam analisis klasifikasi. Mahalanobis juga pendiri jurnal statistik India yang sangat terkenal bernama Sankya. Pada tahun 1931 Mahalanobis mendirikan Indian Statistikal Institute dengan salah satu divisinya bernama National Sample Survey (NSS) yang bertugas mengumpulkan data sosioekonomik dan demografi di seluruh India. Divisi ini membuat Mahalanobis mempunyai peranan penting dalam perencanaan ekonomi di India dan akhirnya NSS sekarang berfungsi sebagai bagian penting dari Ministry of Planning.

Pada tahun 1931 Hotelling memperkenalkan statistik T2 yang merupakan generalisasi dari statistik t-student untuk menguji hipotesis nilai tengah pada data peubah-ganda. Distribusi tak nol dari T2 adalah sama dengan Mahalanobis-Distance yang mempunyai tujuan berbeda ditemukan oleh Bose dan Roy pada tahun 1938.



8.      RAGNAR FRISCH (1895-1973)
Perkembangan statistika di bidang ekonomi yang dikenal dengan istilah ekonometrika dimulai tahun 1920 dipelopori Ragnar Frisch (3 March 1895 – 31 January 1973) dan Jan Tinbergen. Ekonometrika adalah cabang dari ilmu ekonomi yang merupakan integrasi antara ekonomi, matematika dan statistika. Keynes memandang skeptis terhadap buku Tinbergen yang berjudul Statistikal Testing for Business Cycle Theory. Baru di akhir tahun 1940 dan awal 1950 ekonometrika mulai berkembang lagi yang dipelopori oleh Chernoff, Haavelmo, Koopmans, Rubin dan Simon yang bekerja pada Cowles Commision for Research in Economics.Peran statistika cukup besar dalam ekonometrika terutama dalam hal metode estimasi parameter model ekonometrika yang pada umumnya terdiri dari beberapa persamaan yang saling terkait (sistem persamaan simultan dan seemingly unrelated regression). Untuk mengestimasi parameter sistem persamaan simultan Hendri Theil tahun 1956 menemukan suatu metode 2SLS (two stage least squares). Kemudian pada tahun 1962 Zellner menemukan suatu metode SUR (Seemingly Unrelated Regression) untuk mengestimasi parameter model sistem persamaan regresi. Selanjutnya Theil bersama Zellner menemukan metode 3SLS (three stage least squares) untuk mengestimasi sistem persamaan simultan yang pada prinsipnya merupakan integrasi antara metode 2SLS dengan metode SUR.Model ekonometrika pada umumnya dibangun berdasarkan data yang bersifat time series, sehingga memunculkan model distribusi lag maupun autoregressive yang dikembangkan oleh Nerlove pada tahun 1972. Pada umumnya model-model tersebut terjadi pelanggaran asumsi klasik (autocorrelation, heteroscedasticity), sehingga belakangan muncul suatu model yang dikenal dengan ARCH (autoregressive and conditional heteroscedasticity).

9.      BRADLEY EFRON (1970-sekarang)
Pada pertengahan 1970, Bradley Efron memperkenalkan metode bootstrap untuk menduga parameter dari sebaran yang tidak diketahui bentuknya. Bootstraping ini merupakan teknik modifikasi dari Jacknife yang diperkenalkan oleh Queneiville pada tahun 1948. Berhubung metode ini pada awalnya tidak membobotkan model peluang, tetapi berbasis pada data, bootstrap dikenal sebagai data driven approach. Pada dekade 80-an perkembangan metode non parametrik mulai sering digunakan seperti pada regresi nonparametrik, estimasi distribusi dengan kernel, dan neural network.


10.  BLAISE PASCAL (1623-1662)
Berasal dari Perancis. Minat utamanya ialah filsafat dan agama, sedangkan hobinya yang lain adalah matematika dan geometri proyektif. Bersama dengan Pierre de Fermat menemukan teori tentang probabilitas. Pada awalnya minat riset dari Pascal lebih banyak pada bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan, di mana dia telah berhasil menciptakan mesin penghitung yang dikenal pertama kali. Pada tahun 1642, pada usia delapan belas Blaise Pascal menemukan kalkulator roda numerik yang disebut Pascaline untuk membantu ayahnya seorang penagih pajak menghitung pajak di Prancis. Kontribusi Pascal untuk komputasi diakui oleh ilmuwan komputer Nicklaus Wirth, yang pada tahun 1972 membuat bahasa pemrograman dengan nama Pascal (dan bersikeras bahwa bahasa ini harus dieja Pascal, tidak PASCAL).
MUH. IRFAN GIOVANNI
Contoh data penelitian dari berbagai jurnal:

A.    Jenis-jenis Data
v  Data nominal merupakan pengelompokkan data secara kualitatif. Dalam ilmu statistik pengukuran ini adalah yang paling sederhana.
·         Rentang kesehatan mental manusia normal[1] dan gangguan [2]
·         Rentang kecerdasan manusia pintar [1],jenius[2], dan bodoh [3]
·         Rentang stress pada manusia berdasarkan gender pria[1] dan wanita [2]
·         Tingkatan staff klinik psikologi [1]psikolog dan [2]asisten psikolog
·         Jenis jenis latihan psikis [1] yoga dan [2] terapi
·         Cara penenangan diri [1]intropeksi,[2] berdoa, dan [3]istirahat
·         Kepuasan batin manusia [1]ibadah dan [2] bersilsafat
·         Cabang ilmu psikologi; psikologi klinis, psikologi industry, psikolgi eksperiment , dan psikologi perkembangan.
·         Divisi dalam ilmu psikologi ; psikolog, terapis, konsultan dan bimbingan konseling.
·         Tokoh tokoh psikologi ; plato,Socrates,aristoteles,dan wilhem wundt dkk.
v  Data ordinal ialah perankingan atau pengukuran berdasarkan tingkatan data.
Ø  Tingkatan kedudukan ilmu dalam psikologi; sarajana psikologi,magister profesi/science, doctoral psikologi dan professor.
Ø  Tingkatan IQ manusia ; idiot [29],normal [120], dan genius [140+]
Ø  Tingkatan penilaian psikologi ; A[95+],B[80+],C[70],D[50], dan E[<50]
Ø  Nilai psikotes ;lulus [550+] dan tidak lulus [-550]
Ø  Tingkat  kesejahteraan manusia [1] kaya, [2] sedehana/cukup, dan [3]miskin
Ø  Tingkat keberhasilan penelitian; berhasil [95%+],optimis[75%],gagal[50%-]
Ø  Persentase kemenangan calon presiden dan wakil presiden; paslon nomor urut 1 [45,67%], urut 2 [30,35%], dan urut 3 [23.98%]
Ø  Nilai massa otot manusia [1]normal,[2]cukup normal, dan [3] sangat kurang
Ø  Berat badan ani [70kg],ita[65kg]& irfan[30kg]
Ø  Masa studi pendidikan tingkat sekolah dasar 6 tahun, tingkat menengah 3 tahun dan tingkat sarjana 4 tahun
Ø  Nilai statistic kelas E[75.6],B[69.8],K[56.90]&A[35.0]
v  Data interval merupakan tingkat pengukuran dta yang lebih tinggi di bandingkan dengan data ordinal dan nominal serta pengukuran ini menggunakan angka 0 yang tidak mutlak.
Ø   Penilaian kualitas pelayanan klinik ;
Sangat  puas
Puas
Cukup puas
Kurang puas
PERLU EVALUASI
96-100
87-94
72-86
64-70
-60
v   
Ø  Interval kesehatan mental manusia disebut normal sekitar 75-100%
Ø  Interval nilai statistic kelas A dan E sekitar 69-89
Ø  Jarak tempuh normal suatu mobil adalah 180km/jam dari kota A ke kota B
Ø  Kecerdasan intelektual yang dinyatakan dalam IQ. Rentang IQ 100 sampai 110 memiliki jarak yang sama dengan 110 sampai 120. Namun demikian tidak dapat dinyatakan orang yang memiliki IQ 150 tingkat kecerdasannya 1,5 kali dari orang yang memiliki IQ 100
Ø  Dalam penelitian biasanya interval kepuasan terlihat seperti berikut
Skor (5) untuk jawaban “Sangat Setuju”
Skor (4) untuk jawaban “Setuju”
Skor (3) untuk jawaban “Tidak Punya Pendapat”
Skor (2) untuk jawaban “Tidak Setuju”
Skor (1) untuk jawaban “Sangat Tidak Setuju”
Dalam pengolahannya, skor jawaban kuesioner diasumsikan memiliki sifat-sifat yang sama dengan data interval
Ø  Kedinginan AC biasanya interval suhu 0-17 derajat celcius
Ø  Rentang kedewasaan pola pikir manusia ketika usia 20-45 tahun
Ø  Usia paling labil manusia diantara usia 12-17 tahun
Ø  Kesehatan psikis manusia terindikasi normal pada tingkat persentase 75-100%
Ø  Kemampuan kognitif manusia sangat aktif pada jam 03.00 dini hari -10.00
Ø  Kemampuan mental seseorang sedang lemah ketika jam 12;00-14.50
v  Data rasio merupakan data dengan pengukuran paling akurat di dalam ilmu statistic dikarenakan memilki interval dan nilai 0 mutlak.
Ø  Perbandingan peserta psikotes wanita dan pria adalah sekitar 4:5
Ø  Jumlah mahasiswa fakultas psikologi dan pengajar[dosen] sekitar 20:7
Ø  Rasio nilai kelas D dan E adalah 3;4
Ø  Perbandingan berat bayi A dan bayi B itu adalah 2;3
Ø  Rasio pendapatan bus A dengn bus B adalah sekitar 30.000 dan 40.000
Ø  Kemampuan kognitif manusia yaitu IQ memiliki rasio antar genius dan idio 10;1
Ø  Rasio nilai mata kuliah statistic antara irfan dan dodi adalah 5;3
Ø  Rasio kelulusan jenjang sarjana fakultas psikologi dan fakultas lainnya sekitar 53% dari total jumlah mahasiswanya
Ø  Perbandingan kualitas mengajar pada jam pagi lebih tinggi dibandingkan kualitas pada sore hari yaitu 7;3
Ø  Perbandingan tingkat keaktifan mahasiswa pada organisasi dan bidang akademik adalah 4;6
B.     Contoh Hipotesa dalam sebuah penelitian
1.      Penelitian : “ Tingkat keaktifan siswa di luar kelas dan indeks prestasinya”
·         H{1} : “ Siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi-organisasi memiliki indeks prestasi yang lebih tinggi di bandingkan dengan siswa yang hanya aktif di kegiatan intrakurikuler”
 diluar kelas maupun yang tidak aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler memiliki indeks prestasi yang sama tergantung dari kemampuan siswa “
·         Variable bebasnya : Keaktifan siswa
·         Variable terikatnya : Prestasi siswa
2.      Penelitian : “Pengaruh pola asuh orangtua terhadap kepribadian anaknya”
·         H{1}: “ Pola asuh yang tegas membetuk kepribadian anak yang lebih kaku di bandingkan pada pola asuh yang mendidik secara halus”
·         H{2}: ‘’ Pola asuh orang tua yang tidak tegas membentuk kepribadian anak yang manja”
·         H{3}:’’ Pola asuh yang tegas terhadap anak di usia dini membentuk kepribadian anak yang disiplin “
·         H{0}: ‘’Tidak ada pengaruh pola asuh orantua terhadap kepribadian anaknya’’
·         Variable bebasnya : Pola asuh orang tua.
·         Variable terikatnaya : Hasil pola asuh orang tua yaitu kepibadian anaknya.
3.      Penelitian : ‘’ Keketatan aturan mempengaruhi perilaku mahasiswa”
·         H{1}: ‘’ Aturan yang mengikat berdampak pada kedisiplinan yang tinggi kepada mahasiswa dibandingkan dengan aturan yang tidak mengikat’’
·         H{0}: ‘’Baik aturan yang mengikat maupun tidak mengikat kedisiplinan mahasiswa terbentuk karna diri mereka masing-masing’’
·         H{2}: ‘’ Aturan yang terlalu mengikat dapat menumbuhkan rasa penekanan yang memunculkan sifat membangkan kepada mahasiswa”
·         H{3}:” Aturan yang tidak terlalu ketat jutstru efektif dalam membentuk kedisiplinan dan kepatuhan mahasiswa”
·         Variable bebas: Tingkat keketatan aturan.
·         Variable terikat: Perilaku mahasiswa (pengaruh aturan)
4.      Penelitian :’’ Sikap mahasiswi terhadap cara berbusana’’
·         H{1}:’’Mahasiswi yang menggunakan busana tertutup lebih menjaga perilakunya’’
·          H{0}:’’ Tidak ada pengaruh busana terhadap sikap mahasiswi’’
·         Variable bebasnya :Cara berbusana
·         Variable terikatnya: Sikap mahasiswi
5.      Penelitian :’’Pemilihan warna baju mencerminkan kepribadian seseorang”
·         H{1}: ‘’ Warna hitam mencerminkan kepribadian yang kuat dan tegas serta terlihat lebih serius dibandingkan warna warna terang yang lebih terlihat santai dan ceria’’
·         H{0}:’’Kepribadian seseorang tidak dapat dinilai hanya dengan melihat pemilihan warna bajunya’’
·         Variable bebas: Warna baju
·         Variable terikat : Kepribadian
6.      Penelitian :’’Makanan beraroma kuat meningkatkan mood seseorang’’
·         H{1}:’’Makanan dengan aroma kuat memperbaiki mood dan semangat seseorang yang sedang kacau’’
·         H{0}:’’Aroma makanan tidak mempengaruhi mood seseorang’’
·         H {2}:’’Aroma yang lebih halus dapat lebih mempengaruhi seseorang dengan tingkat gairah makannya’’
·         Variabel bebasnya :  Aroma makanan
·         Variable terikatnya : Mood seseorang
7.      Penelitian :’’Tingkat kerentangan stress berdasarkan gender”
·         H{0}:’’Wanita dan pria memiliki kerentangan stress yang bebeda-beda dan gender sama sekali tidak berpengaruh’’
·         H{1}:’’Pria cenderung memiliki tingkat stress yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita’’
·         Variable bebas : Tingkat stress
·         Variable terikat : Gender
8.      Penelitian: ‘’Pengaruh music terhadap kesehatan mental dan pikiran manusia’’
·         H{0}: ‘’ tidak pengaruh music terhadap kesehata mental ‘’
·         H {1}: ‘’ music yang bergenre slow biasanya ampuh dlam menenangkan pikiran manusia terlebih saat sedang stress dibandingkaandengan genre music yang keras seperti rock’’

9.      Penelitian :’’hubungan antara aktualisasi diri dengan persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan pada karyawan PT. Pelindo III cabang Gresik’’
·         H {0}:’’ tidak ada hubungan antara aktualisasi diri karyawan dengan persepsi engenai pelaksaanaan pelatihan tersebut’’
·         H {1}: ‘’ Ada hubungan yang signifikan antara aktualisasi diri dengan persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan’’
·         Variable bebas : aktualisasi diri
·         Variiabel terikat : Persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan
10.  Penelitian : ‘’Hubungan antara kualitas  kesehatan fisik berdasarkan kesehatan psikologis manusia’’
·         H {0}:’’ tidak ada hubungan antara kesehatan tubuh dengan kesehatan psikologis’’
·         H [1]: ‘’Ada hubungan antara kesehatan fisik dengan kesehatan jiwa manusia atau psikis’’
·         Variable bebas : kualitas kesehatan
·         Variable terikatnya : kesehatan psikis
Contoh hipotesa yang menyatakan berlawanan:
1.      Penelitian :’’ Perbedaan Psychological Well Being & Dukungan Sosial Pada Kaum Homosexual Ditinjau Dari Keaanggotaan’’
·         H {0}:’’Tidak ada perbedaan antara psychological well being dan dukungan social pada kaum homosexual’’
·         H {1}:’’ Ada perbedaan antara psychological well being dan dukungan social pada kaum homosexual’’
·         Variable bebas : Keanggotaan
·         Variable terikat : psychological well being dan dukungan social.
2.      Penelitian :’’perbedaan cara berpikir masayarakat kota dan masyarakat desa’’
·         H {0}:’’tidak perbedaan cara berpikir masyarakat kota dan pola pikir masyarakat desa’’
·         H {1}:’’Ada perbedaan yang cukup signifikan antara pola pikir masyarakat desa dan masyarakat kota’’
·         Variable bebas : Cara berpikir
·         Variable terikat : Masyarakat kota dan masyarakat desa
3.      Penelitian :’’Perbedaan perilaku  antara anak yang dididik secara tegas dan anak yang dididik secara bebas saja’’
·         H {0}:’’tidak perbedaan perilaku antara anak yang di didik secra tegas dan anak yang didik secara biasa biasa saja’’
·          H {1}:’’Ada perbedaan perilaku dimana anak yang di didik secara tegas lebih disiplin disbanding dengan anak yang di didik secara bebas cenderung melakukan pelanggaran’’
·         Variable bebas: Perilaku anak
·         Variable terikat: Cara didikan
4.      Penelitian ;’’perbedaan antara tingkat stress mahasiwa angkatan tahun 2018 dengan mahasiswa angkatan tahun 2019’’
·         H [0]; ‘’tidak ada perbedaan antara tingkat stress mahasiwa angkatan tahun 2018 dengan mahasiswa angkatan tahun 2019’’
·         H [1];’’tingkat stress yang dialami mahasiswa baik angkatan 2018 maupun 2019 itu sangat terliahat dari segi manapun’’
·         Variable bebas; tingkat stress
·         Variable terikatnya ; mahasiswa
5.      Penelitian :‘’Perbedaan kreativitas anak yang diberikan kebebasan dengan anak yang di kekang dalam keluarga’’
·         H [0]; ‘’tidak ada perbedaan kreatifitas antara anak yang ditekan dan anak yang diberi keleluasaan oleh keluarga’’
·         H [1];’’ada perbedaan kreatifitas antara anak yang ditekan dan anak yang diberi keleluasaan oleh keluarga’’
·         Variable bebas ; keleluasaan dan kekangan
·         Variable terikatnya ;kreatifitas.
6.      Penelitian ;’’Perbedaan hasil kerja pengusaha yang meminati pekerjaannya dengan pengusaha yang kurang meminati pekerjaannya’’
·         H [0]; ‘’tidak ada perbedaan antara hasil kerja pengusaha yang mencintai pekerjaannya dengan pengusaha yang kurang meminati pekerjaannya’’
·         H [1];’’ada perbedaan antara hasil kerja pengusaha yang mencintai pekerjaannya dengan pengusaha yang kurang meminati pekerjaannya’’
·         Variable bebas : Peminatan
·         Variable terikat ; Hasil kerja
7.      Penelitian ;’’Perbedaan hasil kerja otak antara orang yang terbiasa focus dan orang yang kurang fokus’’
·         H [0]; ‘’tidak ada perbedaan antara hasil kerja otak antara oranng yang terbiasa focus dan orang yang kurang fokus’’
·         H [1];’’ada perbedaan antara hasil kerja otak antara oranng yang terbiasa focus dan orang yang kurang fokus’’
·         Variable bebas : Titik focus
·         Variable terikat : Hasil kerja otak
8.      Penelitian ;’’Perbedaan Kepekaan hati atau perasaan seseorang yang terbiasa menghadapi konflik dengan orang yang tidak terbiasa dalam suasana tegang’’
·         H [0]; ‘’tidak ada perbedaan antara Kepekaan hati atau perasaan seseorang yang terbiasa menghadapi konflik dengan orang yang tidak terbiasa dalam suasana tegang’’
·         H [1];’’ Ada perbedaan antara kepekaan hati atau perasaan seseorang yang terbiasa menghadapi konflik dengan orang yang tidak terbiasa dalam suasana tegang’’
·         Variable bebas : Suasana tegang
·         Variable terikat : Kepekaan rasa
9.      Penelitian ;’’Perbedaan sudut pandang wanita terhadap pria yang berdasarkan pengalaman kandasnya hubungan dengan wanita yang sama sekali belum pernah menjalin hubungan asmara’’
·         H [0]; ‘’tidak ada perbedaan antara sudut pandang wanita terhadap pria yang berdasarkan pengalaman kandasnya hubungan dengan wanita yang sama sekali belum pernah menjalin hubungan asmara’’
·         H [1];’’ Ada perbedaan antara antara sudut pandang wanita terhadap pria yang berdasarkan pengalaman kandasnya hubungan dengan wanita yang sama sekali belum pernah menjalin hubungan asmara’’
·         Variable bebas; Pengalaman asmara
·         Variable terikatnya ; Sudut pandang
10.  Penelitian ;’’Perbedaan cara menenangkan diri bagi orang yang religious dengan orang yang biasa-biasa saja’’
·         H [0];’’Tidak ada perbedaan cara menenangkan diri orang yang yg religious dengan orang yang non religius’’
·         H [1];’’ada perbedaan besar antara orang yang religious dengan orang yang non religious dalam menenangkan pikirannya’’
·         Variable bebas ; tingkat religiusitas
·         Variable terikat ; cara menenangkan diri




REFERENSI:
v  IAES Indonesian Section,2015. Jurnal Penelitian Psikologi. http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewjournal&journal=4786 .terakhir diakses 03 September  2019,13.20 wita.
v  Hadi, Sutrisno. 2015. Statistika. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
v  Irianto,A. 2010. Statika Konsep, Dasar, Aplikasi, dan Pengembangannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

MUH. IRFAN GIOVANNI DEFINISI STATISTIK v   STATISTIK Pengertian Statistik: Asal kata “Statistik”: Statia     = catatan administras...